Pesawat berjenis Boeing 747-400 telah melaju menembus gelapnya awan.
Tidak terasa, sudah hampir lebih enam jam pesawat dengan konfigurasi double deck
dan berkapasitas 506 tempat duduk ini berjalan. Jam menunjukkan hampir
subuh. Para penumpang yang mayoritas adalah jamaah umroh ini masih
terlihat pulas. Beberapa di antaranya masih terlihat mendengkur,
bersaing dengan deru suara pesawat.
Tiba-tiba, seorang terdengar suara pramugari mengumumkan, tanda
shalat subuh telah tiba. Seorang penumpang, berbadan tinggi besar, di
dereten kursi no 27 D, berdiri dan menghadap ke belakang.
“Bapak-bapak, ibu-ibu, silahkan ambil tayammum dan kita shalat subuh berjamaah,” ujarnya.
ISLAM BUKAN TERORIS
Dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir tidak menyukai. (QS.At-Taubah: 32)
Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
Keutamaan wanita shalihah Abdullah bin Amr radhiallahu ‘anhuma meriwayatkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: الدُّنْيَا مَتاَعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ “Sesungguh dunia itu adl perhiasan2 dan sebaik-baik perhiasan dunia adl wanita shalihah.”
BELAJARLAH ILMU SYAR'I
Sesungguhnya, Ilmu syar'i sangat bermanfaat untuk kehidupan Dunia dan Akhiratmu"
YUK NGAJI DAN TARBIYYAH dan TENGOK INSAN TARBIYYAH.BLOGSPOT.COM
Tarbiyyah bukan segalanya, tapi dengan dengan tarbiyyah banyak hal yang akan kita dapatkan... Ayo kita tarbiyyah
INGATLAH SELALU KEMATIAN
Dia adalah tamu terakhir yang pasti datang pada kita. Tak pernah minta izin dan selalu tepat waktu....
Tampilkan postingan dengan label ADAB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ADAB. Tampilkan semua postingan
Selasa, 05 Juni 2012
Senin, 02 April 2012
Etika Seorang Guru
Anda seorang guru atau murobbi? Subuhanallah, pekerjaan itu adalah pekerjaan mulia. Namun tahukah, kemuliaan sebuah amal bergantung pada dua hal, yakni niat dan bagaimana prosesnya? Maka kita perlu memahami adab-adab bagaimana menjadi guru atau seorang murobby yang sukses
1. Saat mengajar, seorang guru
hendaknya berniat mencari ridha Allah. Tidak mencari kedudukan mulia di sisi
para penguasa, tidak memasang tariff dari ilmu yang diajarkan, dan tidak
mendekati orang-orang kaya saja.
2. Seorang guru seyogiyanya
menghiasi diri dengan akhlak yang baik yang sesuai dengan syari’at, tingkah
laku terpuji, serta nilai-nilai yang diridhai dan telah ditunjukkan oleh Allah.
Misalnya, zuhud di dunia, memandang rendah dunia dan penghuninya, dermawan,
pemurah, berakhlak mulia, wajah ceria tanpa mengumbar nafsu, lemah lembut,
sabar, tidak mengerjakan perbuatan rendah dan menjauhkan diri dari perbuatan
dosa, maksiat dan syubhat. Kemudian khusyuk, tenang, tawadhu’, menghindari
tertawa dan banyak bergurau, selalu konsisten dengan amalan-amalan syari’at
seperti mencukur kumis, memotong kuku, merapikan jenggot, dan menghilangkan bau
tak sedap.
Minggu, 01 April 2012
Adab Penuntut Ilmu
Dalam menuntut ilmu, seorang muslim harus memahami bagaimana adab yang mesti dilakukan. Sebab adab dalam menuntut ilmu sangat mempengaruhi hasil yang dicapai. Berikut bebarapa adab penuntut ilmu yang diringkas dari Kitab At-Tibyaan 'An Adaabi Hamalatil Qur'aan karya Imam An-Nawawi, Mukhtashar Minhaajul Qashidiin karya Ibnu Qudamah, dan Akhlaaqul 'Ulamaa' karya Imam Al-Ajuri.
1. Orang yang menuntut ilmu
seyogyanya tahu bahwa Allah mewajibkannya utnuk beribadah kepada-Nya, sementara
ibadah harus ditunaikan dengan ilmu. Seorang mukmin tidak boleh bodoh terhadap
hal itu. Menuntut ilmu merupakan sarana untuk menghilangkan kebodohan dalam
beribadah kepada Allah sebagaimana telah diperintahkan, bukan menurut hawa
nafsunya.
Ini artinya, ketika menuntut ilmu
hendaknya ia melakukannya dengan ikhlas dan tidak mengharap kemuliaan pada
dirinya dalam usaha itu. Ia hanya melihat kemuliaan Allah atas dirinya. Karena Allah
telah membimbing dirinya untuk menuntut ilmu sebagai sarana untuk beribadah
kepada-Nya, melaksanakan kewajiban, dan menjauhi larangan-Nya.
Jumat, 30 Maret 2012
6 Penyakit yang Perlu Diwaspadai, Sering Menyerang Aktivis Dakwah
1. Sering
tidur pagi
Ciri-ciri:
- Sehabis salam saat shalat subuh, mata mulai meredup
-
Grafitasi
bumi mulai bertambah
-
Rindu
tempat pembaringan
-
Mulai
hilang-hilang kesadaran
Akibat:
-
Waktu
tersia-siakan
-
Tubuh
akan melemas
-
Hafalan
akan statis bahkan berkurang
-
Hilang
wibawa
Pencegahan / Pengobatan:
-
Manajemen
waktu dengan baik
-
Usahakan
tidur lebih awal
-
Pahami
keutamaan dzikir pagi
-
Isi
waktu dengan tarbiyah jasadiah walau tidak rutin
-
Buat
kegiatan bermanfaat
Langganan:
Postingan (Atom)
















